Air minum adalah merupakan kebutuhan POKOK manusia sepanjang masa dan untuk mendapatkannya masyarakat cenderung lebih memilih Air Minum Cepat Saji. Berangkat dari itu maka kami CV. Tirta Sasmita menyadari akan terbukanya peluang usaha yang sangat PROSFEKTIF.

Banyak sekali perusahaan perakitan depot air minum yg menawarkan produk Waterfilter yg menjamin ketersediaan Air Minum Bersih Sehat dan higienis yang diproses melalui beberapa tahap Pengolahan  CV. Tirta Sasmita merupakan perusahaan yang terintergrasi akademik dari Universitas Pamulang, yang memiliki visi untuk memenuhi kebutuhan akan air minum yang sangat tinggi untuk lingkungan kampus Unversitas Pamulang.

CV. Tirta Sasmita didirikan berdasarkan Akta Notaris tertanggal 24 Juli 2019 Nomor 7, Notaris Paramita Martiana Suryandari, S.H. Maksud dan tujuan perseroan didirikan adalah menjalankan usaha dibidang air minum dan air mineral, yakni mencakup usaha pembuatan air minum dalam kemasan dan air mineral, air minum alami termasuk industri air isi ulang. Ide mendirikan usaha air minum berawal dari kebutuhan intern Universitas Pamulang untuk melayani mahasiswa, dosen, karyawan dan staf akademik yang sangat tinggi akan kebutuhan air minum yang bersih, sehat, dan hygienis namun murah, termasuk untuk memenuhi berbagai kegiatan akademik kampus. Untuk mereliasikan kebutuhan tersebut maka masing masing program studi ikut dilibatkan didalamnya antara lain Prodi manajemen, prodi Ilmu hukum S1, prodi D3 Akuntansi, prodi teknik kimia, prodi teknik industri, prodi teknik mesin dan prodi akuntansi S1.

SUMBER MATA AIR

  • Air merupakan zat yang luar biasa sebagai rahmat dari Allah SWT. Air dapat mengalir, bergolak, berputar melalui berbagai hambatan terhadap aliran yang dilalui. Keberadaan air di alam ini sangat tergantung kepada lingkungan alam sekitarnya dan daerah yang dilaluinya, yang secara terus menerus mengalir mengikuti siklus hidrologi atau siklus air yang bergerak dari laut ke daratan dan kembali lagi ke lautan dan seterusnya.
  • Untuk keperluan air minum, maka sumber air baku yang dapat digunakan untuk kebutuhan air minum dapat terdiri dari mata air, air permukaan (sungai, danau, waduk, dll.), air tanah (sumur gali, sumur bor) maupun air hujan. Dari segi kualitas air, kualitas mata air relatif jernih dibandingkan dengan kualitas sumber air dari air permukaan pada umumnya, dengan demikian mata air lebih baik digunakan dibandingkan dengan air permukaan. Namun demikian keberadaan mata air ini pada saat ini terus berkurang keberadaannya. Air tanah, yang umumnya mempunyai kandungan besi dan mangan relatif lebih besar dari sumber air yang lain, pemakaiannya juga sudah harus mulai dikurangi atau dihentikan sehubungan dengan masalah penurunan muka tanah. Air hujan yang keberadaannya sangat tergantung musim, masih dapat digunakan sebagai sumber air baku dengan membangun tangki penampungan atau waduk dalam skala besar.